Harto adalah seorang suami yang sering 'Jajan' di komplek lokalisasi. Suatu malam ketika ia selesai kencan dengan isterinya sendiri, Harto langsung menyerahkan uang lima puluh ribu kepada sang isteri dan buru-buru mengenakan celana panjang.
Saat sang isteri pergi ke kamar mandi, Harto baru sadar bahwa kebiasaan itu hanya berlaku untuk seorang pelacur yang melayaninya, bukan untuk sang isteri.
"Celaka ! Pasti isteriku akan tahu kalau aku sering jajan di tempat begituan?!" gumam Harto dengan cemas.
Ia tak punya alasan untuk menarik kembali uangnya itu.
Tapi ketika sang isteri keluar dari kamar mandi, ternyata ia langsung di dekati oleh sang isteri yang berwajah berang.
Sang isteripun membentaknya: "Hei, kurang nich! Biasanya seratus ribu, kenapa kau kasih cuma lima puluh
ribu?!"
Harto : "Biasanya... ?!"
"Oh, hmm, eeh... anu... maksudku..." sang isteripun gugup dan pucat sekal
Sunday, January 23, 2011
Saturday, January 22, 2011
Pembalik Halaman
Sepasang suami istri baru saja menikah tengah berbaring. Sang istri telah bersiap-siap untuk tidur, sedangkan suaminya menyalakan lampu baca untuk membaca sebuah buku.
Pada saat tengah membaca buku tersebut, si suami berhenti sejenak dan memasukkan tangannya ke dalam celana istrinya, dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut, kemudian ia meneruskan bacaannya.
Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali, sehingga lama-kelamaan istrinya menjadi terangsang.
Tak lama kemudian istrinya bangun, duduk pada badan suaminya, serta mulai membuka baju dan celananya.
Suaminya menjadi heran dengan perbuatan istrinya ini dan bertanya : “Apa-apaan ini, kok lepas baju segala sih ?”
Istrinya menjawab : “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini”.
“Ah, enggak sama sekali kok !” jawab suaminya.
“Lalu kenapa kau melakukan itu terus menerus ?” tanya istrinya.
“Aku cuma MEMBASAHI jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini” jawab suaminya.
Istri : “Kurang azaaaaaar . . . !”
Pada saat tengah membaca buku tersebut, si suami berhenti sejenak dan memasukkan tangannya ke dalam celana istrinya, dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut, kemudian ia meneruskan bacaannya.
Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali, sehingga lama-kelamaan istrinya menjadi terangsang.
Tak lama kemudian istrinya bangun, duduk pada badan suaminya, serta mulai membuka baju dan celananya.
Suaminya menjadi heran dengan perbuatan istrinya ini dan bertanya : “Apa-apaan ini, kok lepas baju segala sih ?”
Istrinya menjawab : “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini”.
“Ah, enggak sama sekali kok !” jawab suaminya.
“Lalu kenapa kau melakukan itu terus menerus ?” tanya istrinya.
“Aku cuma MEMBASAHI jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini” jawab suaminya.
Istri : “Kurang azaaaaaar . . . !”
Thursday, January 20, 2011
Guru Matematika Memang Pandai Berhitung
Ayah Tomi adalah seorang kepala kantor pajak di Jakarta, tapi karena kesalahan yang dibuatnya, dia diturunkan posisinya menjadi kepala kantor pajak di suatu kota kecil di luar pulau Jawa. Tentu saja seluruh keluarganya juga ikut pindah, termasuk Tomi yang masih SMA.
Suatu hari Tomi pulang dengan membawa hasil ulangan matematika, dia mendapat nilai 55. Padahal di Jakarta nilainya selalu bagus-bagus.
"Sudahlah, Tom. Mungkin gurumu belum tahu siapa Papa ini," kata Papanya. Beliau kemudian masuk ke dalam kamar dan keluar dengan membawa map. Di dalam map itu ada amplop yang berisi uang pecahan Rp 10.000 sebanyak 100 lembar, disertai catatan kecil yang berbunyi: Rp 1.000.000 untuk nilai 100. Jadi Rp 10.000 untuk setiap poin.
"Kalau ulangan lagi, berikan map ini pada gurumu itu," kata Papanya.
Pada waktu ulangan, Pak Guru Matematika agak kaget ketika Tomi mengumpulkan ulangannya berupa map.
"Kertas ulangan saya ada di dalam map itu, Pak," Tomi berbisik kepada gurunya dengan senyum penuh arti.
Meskipun kurang begitu mengerti Pak Guru Matematika itu menerima map tersebut tanpa dibuka.
Keesokan harinya, ketika hasil ulangan dibagi, Tomi mendapat nilai 30, dan map itu dikembalikan. Sesampainya di rumah, Tomi membuka map tersebut dan ternyata uang di dalam amplop itu tinggal Rp 700.000.
Suatu hari Tomi pulang dengan membawa hasil ulangan matematika, dia mendapat nilai 55. Padahal di Jakarta nilainya selalu bagus-bagus.
"Sudahlah, Tom. Mungkin gurumu belum tahu siapa Papa ini," kata Papanya. Beliau kemudian masuk ke dalam kamar dan keluar dengan membawa map. Di dalam map itu ada amplop yang berisi uang pecahan Rp 10.000 sebanyak 100 lembar, disertai catatan kecil yang berbunyi: Rp 1.000.000 untuk nilai 100. Jadi Rp 10.000 untuk setiap poin.
"Kalau ulangan lagi, berikan map ini pada gurumu itu," kata Papanya.
Pada waktu ulangan, Pak Guru Matematika agak kaget ketika Tomi mengumpulkan ulangannya berupa map.
"Kertas ulangan saya ada di dalam map itu, Pak," Tomi berbisik kepada gurunya dengan senyum penuh arti.
Meskipun kurang begitu mengerti Pak Guru Matematika itu menerima map tersebut tanpa dibuka.
Keesokan harinya, ketika hasil ulangan dibagi, Tomi mendapat nilai 30, dan map itu dikembalikan. Sesampainya di rumah, Tomi membuka map tersebut dan ternyata uang di dalam amplop itu tinggal Rp 700.000.
Pengalaman adalah Guru Terbaik
Seorang guru SD sedang melakukan tanya jawab dengan muridnya
Guru : Anak-anak, apakah kalian pernah mendengar pepatah: Pengalaman adalah guru yang paling baik.
Murid : Pernah, Bu
Guru : Nah, sekarang saya bertanya, mengapa pengalaman disebut guru yang paling baik ?
Murid : Karena pengalaman tidak pernah memberikan PR (pekerjaan rumah), Bu!
Guru : Anak-anak, apakah kalian pernah mendengar pepatah: Pengalaman adalah guru yang paling baik.
Murid : Pernah, Bu
Guru : Nah, sekarang saya bertanya, mengapa pengalaman disebut guru yang paling baik ?
Murid : Karena pengalaman tidak pernah memberikan PR (pekerjaan rumah), Bu!
Wednesday, January 19, 2011
Kentut Asli Eropa
Sedang mesra-mesranya pacaran sebagai dua sejoli, tanpa sengaja sang cewek kentut. Suasana mereka berdua seketika menjadi canggung, setelah 5 menit saling diam, sang cowok membuka suasana dengan pertanyaan:
Cowok : "Yang, bau kentut kamu kaya parfum asli dari Eropa ya?"
Cewek : (malu) "Eh hehe, memang kenapa yang? Wangi ya?"
Cowok : "Bukan sayang... Tapi baunya ini lho yang tahan lama."
Cowok : "Yang, bau kentut kamu kaya parfum asli dari Eropa ya?"
Cewek : (malu) "Eh hehe, memang kenapa yang? Wangi ya?"
Cowok : "Bukan sayang... Tapi baunya ini lho yang tahan lama."
Tuesday, January 18, 2011
Serba Gue
BIS apa yg paling keren?
BISa jdi gw
BUS apa yg paling disukai org?
BUSet gw lagi
LAGU apa yg paling disukai org?
LAGUe gitchu lho
KATA apa yg paling disukai org?
KATA tmn si gw
KURA2 apa yg paling manis?
KURAsa juga gw
RAS apa yg baek?
RASa nya msih gw deh
MAS apa yg lucu?
MASa gw lagi sie??
MOBIL apa yg lucu?
MO BILang gimana juga, tetep gw
TOL apa yg paling nyenengin?
TOLong deh jgn gw lg..!?
SOTO apa yg tdk akan pernah terlupakan?
SO TOlong deh, jgn gw terus nape..
SOP apa yg paling asyik?
SOPan ga siy kl gw bilang, pasti gw..
SMU apa yg paling top?
SMUa koq balik ke gw lg ya?
BISa jdi gw
BUS apa yg paling disukai org?
BUSet gw lagi
LAGU apa yg paling disukai org?
LAGUe gitchu lho
KATA apa yg paling disukai org?
KATA tmn si gw
KURA2 apa yg paling manis?
KURAsa juga gw
RAS apa yg baek?
RASa nya msih gw deh
MAS apa yg lucu?
MASa gw lagi sie??
MOBIL apa yg lucu?
MO BILang gimana juga, tetep gw
TOL apa yg paling nyenengin?
TOLong deh jgn gw lg..!?
SOTO apa yg tdk akan pernah terlupakan?
SO TOlong deh, jgn gw terus nape..
SOP apa yg paling asyik?
SOPan ga siy kl gw bilang, pasti gw..
SMU apa yg paling top?
SMUa koq balik ke gw lg ya?
Saturday, January 15, 2011
Rahasia Umur Manusia
Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor
sapi.
Tuhan berkata kepada sang sapi
“Hari ini kuciptakan kau Sebagai sapi
engkau harus pergi ke padang rumput.
Kau harus bekerja dibawah terik matahari
sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50
tahun ”.
Sang Sapi keberatan, “Kehidupanku akan
sangat berat selama 50 tahun.
Kiranya 20 tahun cukuplah buatku.
Kukembalikan kepada Mu yang 30 tahun.”
Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
“Hai monyet, hiburlah manusia. Aku
berikan kau umur 20 tahun!”
Sang monyet menjawab: “What? Menghibur
mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun
cukuplah. Kukembalikan 10 tahun pada Mu ”
Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
“Apa yang harus kau lakukan adalah
menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap
orang mendekat kau harus
menggonggongnya. Untuk itu kuberikan
hidupmu selama 20 tahun.. ”
Sang anjing menolak,
“Menjaga pintu sepanjang hari selama 20
tahun ? No way..! Kukembalikan 10 tahun
pada Mu ” Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.
Sabda Tuhan :
“Tugasmu adalah makan, tidur dan
bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau
akan menikmatinya. Akan kuberikan
engkau umur sepanjang 25 tahun !”
Sang manusia keberatan, katanya
“Menikmati kehidupan selama 25 tahun?
Itu terlalu pendek Tuhan.”
Let’s make a deal. [jaman dulu udah ada
bahasa inggris ya =)) )
Karena sapi mengembalikan 30 tahun
usianya, lalu anjing mengembalikan 10
tahun, dan monyet mengembalikan 10
tahun usianya pada Mu, berikanlah
semuanya itu padaku. Semua itu akan
menambah masa hidupku menjadi 75
tahun. Setuju ?”
Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA… ……… ……… ……….
Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai
manusia dijalankan kita makan, tidur dan
bersenang-senang.
30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan
layaknya seekor sapi kita harus bekerja keras
sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.
10 tahun kemudian kita menghibur dan
membuat cucu kita tertawa dengan berperan
sebagai monyet yang menghibur.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah,
duduk didepan pintu da
sapi.
Tuhan berkata kepada sang sapi
“Hari ini kuciptakan kau Sebagai sapi
engkau harus pergi ke padang rumput.
Kau harus bekerja dibawah terik matahari
sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50
tahun ”.
Sang Sapi keberatan, “Kehidupanku akan
sangat berat selama 50 tahun.
Kiranya 20 tahun cukuplah buatku.
Kukembalikan kepada Mu yang 30 tahun.”
Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
“Hai monyet, hiburlah manusia. Aku
berikan kau umur 20 tahun!”
Sang monyet menjawab: “What? Menghibur
mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun
cukuplah. Kukembalikan 10 tahun pada Mu ”
Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
“Apa yang harus kau lakukan adalah
menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap
orang mendekat kau harus
menggonggongnya. Untuk itu kuberikan
hidupmu selama 20 tahun.. ”
Sang anjing menolak,
“Menjaga pintu sepanjang hari selama 20
tahun ? No way..! Kukembalikan 10 tahun
pada Mu ” Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.
Sabda Tuhan :
“Tugasmu adalah makan, tidur dan
bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau
akan menikmatinya. Akan kuberikan
engkau umur sepanjang 25 tahun !”
Sang manusia keberatan, katanya
“Menikmati kehidupan selama 25 tahun?
Itu terlalu pendek Tuhan.”
Let’s make a deal. [jaman dulu udah ada
bahasa inggris ya =)) )
Karena sapi mengembalikan 30 tahun
usianya, lalu anjing mengembalikan 10
tahun, dan monyet mengembalikan 10
tahun usianya pada Mu, berikanlah
semuanya itu padaku. Semua itu akan
menambah masa hidupku menjadi 75
tahun. Setuju ?”
Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA… ……… ……… ……….
Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai
manusia dijalankan kita makan, tidur dan
bersenang-senang.
30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan
layaknya seekor sapi kita harus bekerja keras
sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.
10 tahun kemudian kita menghibur dan
membuat cucu kita tertawa dengan berperan
sebagai monyet yang menghibur.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah,
duduk didepan pintu da
Cara Memanggil Istri
Seorang laki-laki muda tampak kebingungan di tengah
sebuah pameran. Beberapa kali ia mondar-mandir dan
celingukan tak ditemui apa yang dicari. Melihat
kebingungan lelaki ini, satpam pun menghampiri dan
menanyakan apa yang dicari.
Lelaki : ” Saya mencari istri Saya yang tadi bersama
Saya terus hilang di tengah pameran ini, Pak. ”
Satpam : ” Ciri-cirinya gimana, biar Saya bantu cari ?”
Lelaki : ” Terimakasih, kalau Anda bisa bantu Saya
tolong carikan seorang wanita muda yang cantik untuk
ngobrol dengan Saya. ”
Satpam : ” Lho kok, bukannya Anda cari istri Anda ?”
Lelaki : ” Iya karena itulah Saya minta seorang wanita
muda, cantik untuk ngobrol dengan Saya sebab biasanya
istri Saya akan muncul entah dari mana kalau melihat saya
dekat wanita cantik”
Satpam : “???!?”
sebuah pameran. Beberapa kali ia mondar-mandir dan
celingukan tak ditemui apa yang dicari. Melihat
kebingungan lelaki ini, satpam pun menghampiri dan
menanyakan apa yang dicari.
Lelaki : ” Saya mencari istri Saya yang tadi bersama
Saya terus hilang di tengah pameran ini, Pak. ”
Satpam : ” Ciri-cirinya gimana, biar Saya bantu cari ?”
Lelaki : ” Terimakasih, kalau Anda bisa bantu Saya
tolong carikan seorang wanita muda yang cantik untuk
ngobrol dengan Saya. ”
Satpam : ” Lho kok, bukannya Anda cari istri Anda ?”
Lelaki : ” Iya karena itulah Saya minta seorang wanita
muda, cantik untuk ngobrol dengan Saya sebab biasanya
istri Saya akan muncul entah dari mana kalau melihat saya
dekat wanita cantik”
Satpam : “???!?”
Raja Minyak dari Arab dan Sekretaris
Seorang sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani seorang raja minyak dr Arab yg menjadi klien penting bagi perusahaannya.
Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya utk menikahinya.
Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun. Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.
"Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat. Pertama, aku mau cincin kimpoi berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat."
Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, "Ok, ok saya belikan, saya belikan"
Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah. "OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar
100 dan sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan 200 orang pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet pribadi."
Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil hand-phonenya dan mengontak sana sini. "Ok, ok, saya buatkan. Saya buatkan"
"Gawat !", pikir si sekretaris. Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia
kembali memikirkan syarat terakhir. Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini. Sambil mengedipkan mata, ia berkata,
"Oh, baiklah. Ini yang terakhir. Aku suka sekali dengan seks dan karenanya
aku mau laki-laki yg menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm."
Si raja tampak kecewa sekali dengan syarat terakhir ini. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil sesenggukan. Akhirnya, sambil mengusap air mata dan menatap wanita itu dengan sedih, ia berkata,
"Ok, ok, saya potong, saya potong"
Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya utk menikahinya.
Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun. Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.
"Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat. Pertama, aku mau cincin kimpoi berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat."
Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, "Ok, ok saya belikan, saya belikan"
Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah. "OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar
100 dan sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan 200 orang pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet pribadi."
Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil hand-phonenya dan mengontak sana sini. "Ok, ok, saya buatkan. Saya buatkan"
"Gawat !", pikir si sekretaris. Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia
kembali memikirkan syarat terakhir. Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini. Sambil mengedipkan mata, ia berkata,
"Oh, baiklah. Ini yang terakhir. Aku suka sekali dengan seks dan karenanya
aku mau laki-laki yg menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm."
Si raja tampak kecewa sekali dengan syarat terakhir ini. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil sesenggukan. Akhirnya, sambil mengusap air mata dan menatap wanita itu dengan sedih, ia berkata,
"Ok, ok, saya potong, saya potong"
Friday, January 14, 2011
Warisan Sang Kakek
Seorang kakek yang sudah mendekati ajal membisikkan sesuatu kepada cucunya.
"Cu, Kakek sudah tidak kuat lagi. Sepertinya malaikat pencabut nyawa sudah datang. Sebelum dia mencabut nyawa ini, Kakek ingin sekali kamu yang merawat perkebunan milik Kakek. Tolong diteruskan perawatannya."
Sang cucu berpura-pura memperlihatkan wajah sedih, "Sudahlah Kek, tidak usah dipikirkan, yang penting Kakek bisa sembuh lagi. Soal perkebunan, biar nanti saja, kalau Kakek sudah sehat." (Padahal dalam hati, si cucu bersorak gembira: "Asyiikkk, gue dapet warisan!")
Dengan suara lemah, sang kakek meneruskan, "Tidak bisa Cu, harus sekarang. Waktuku sudah hampir habis. Dengarkan saja baik-baik, jangan menyela: Kakek serahkan segala isi kebun, ternak, villa, traktor, semuanya untuk kamu. Tolong rawat baik-baik. Jangan lupa setiap hari kamu siram. Dan kalau nemu sapi yang hilang, ambil saja."
"Baik Kek, tenang saja, pasti saya urus. Tapi kenapa saya baru tahu kalo Kakek punya perkebunan? Dimana lokasinya? Sertifikatnya mana?"
"Ada Cu. Itu di komputer. Buka Facebook saja. Perkebunan Kakek ada di FARMVILLE. Nanti Kakek beritahu PASSWORD-nya.
Sang cucu langsung pingsan.
"Cu, Kakek sudah tidak kuat lagi. Sepertinya malaikat pencabut nyawa sudah datang. Sebelum dia mencabut nyawa ini, Kakek ingin sekali kamu yang merawat perkebunan milik Kakek. Tolong diteruskan perawatannya."
Sang cucu berpura-pura memperlihatkan wajah sedih, "Sudahlah Kek, tidak usah dipikirkan, yang penting Kakek bisa sembuh lagi. Soal perkebunan, biar nanti saja, kalau Kakek sudah sehat." (Padahal dalam hati, si cucu bersorak gembira: "Asyiikkk, gue dapet warisan!")
Dengan suara lemah, sang kakek meneruskan, "Tidak bisa Cu, harus sekarang. Waktuku sudah hampir habis. Dengarkan saja baik-baik, jangan menyela: Kakek serahkan segala isi kebun, ternak, villa, traktor, semuanya untuk kamu. Tolong rawat baik-baik. Jangan lupa setiap hari kamu siram. Dan kalau nemu sapi yang hilang, ambil saja."
"Baik Kek, tenang saja, pasti saya urus. Tapi kenapa saya baru tahu kalo Kakek punya perkebunan? Dimana lokasinya? Sertifikatnya mana?"
"Ada Cu. Itu di komputer. Buka Facebook saja. Perkebunan Kakek ada di FARMVILLE. Nanti Kakek beritahu PASSWORD-nya.
Sang cucu langsung pingsan.
Thursday, January 13, 2011
Keberanian Seorang Prajurit
Setelah menyelesaikan latihan gabungan di laut Artik, malam harinya para jendral dari Amerika, Rusia dan Indonesia minum bersama sambil memuji keberanian para prajuritnya.
Jendral AS : “Anda sekalian tahu betapa beraninya tentara kami. Anda mau bukti?”
Lalu sang jendral memanggil salah seorang prajuritnya serta memerintahkan untuk terjun ke laut yang dingin tanpa pakaian.
Prajurit AS : “Siap jendral, perintah dilaksanakan!”
Jendral AS : “Lihat! dalam cuaca dingin seperti ini aja anak buah saya berani menerima tantangan.”
Jendral Rusia pun tidak mau kalah, ia segera memanggil prajuritnya.
Jendral Rusia : “Sersan! Kamu terjun kelaut dan kembali kesini membawa ikan hiu!”
Prajurit Rusia: “Siap jendral, perintah dilaksanakan!”
Prajurit Rusia segera terjun kelaut dan kembali membawa seekor ikan hiu.
Jendral Rusia : (Dengan bangga) “Lihat! Anak buah saya lebih berani dibandingkan tentara Amerika.”
Dengan setengah mabuk, jendral Indonesia pun berkata, “Ah! itu sih belum seberapa, coba lihat anak buah saya ini…”
Jendral Indonesia : “Kopral! Sini!”
Prajurit Indonesia: “Siap jendral!”
Jendral Indonesia : “Kamu segera terjun ke laut dan bawa itu tentara amerika kesini!”
Prajurit Indonesia: “Siap Jendral! Perintah ditolak! Dingin!”
Dengan sedikit kaget, Jendral Indonesia berkata, “Lihat, betapa beraninya tentara saya. Sama jendralnya sendiri aja berani, bagaimana dengan jendral dari negara lain?”
Jendral Amerika dan Rusia hanya manggut-manggut tanda setuju.
Jendral AS : “Anda sekalian tahu betapa beraninya tentara kami. Anda mau bukti?”
Lalu sang jendral memanggil salah seorang prajuritnya serta memerintahkan untuk terjun ke laut yang dingin tanpa pakaian.
Prajurit AS : “Siap jendral, perintah dilaksanakan!”
Jendral AS : “Lihat! dalam cuaca dingin seperti ini aja anak buah saya berani menerima tantangan.”
Jendral Rusia pun tidak mau kalah, ia segera memanggil prajuritnya.
Jendral Rusia : “Sersan! Kamu terjun kelaut dan kembali kesini membawa ikan hiu!”
Prajurit Rusia: “Siap jendral, perintah dilaksanakan!”
Prajurit Rusia segera terjun kelaut dan kembali membawa seekor ikan hiu.
Jendral Rusia : (Dengan bangga) “Lihat! Anak buah saya lebih berani dibandingkan tentara Amerika.”
Dengan setengah mabuk, jendral Indonesia pun berkata, “Ah! itu sih belum seberapa, coba lihat anak buah saya ini…”
Jendral Indonesia : “Kopral! Sini!”
Prajurit Indonesia: “Siap jendral!”
Jendral Indonesia : “Kamu segera terjun ke laut dan bawa itu tentara amerika kesini!”
Prajurit Indonesia: “Siap Jendral! Perintah ditolak! Dingin!”
Dengan sedikit kaget, Jendral Indonesia berkata, “Lihat, betapa beraninya tentara saya. Sama jendralnya sendiri aja berani, bagaimana dengan jendral dari negara lain?”
Jendral Amerika dan Rusia hanya manggut-manggut tanda setuju.
Wednesday, January 12, 2011
Si Ucok Nonton Film
Ada seorang pemuda di daerah Sumatera Utara sana, kebetulan sedang nonton film di bioskop di daerahnya.
Salah satu adegan di film itu adalah seorang gadis yang sedang berusaha membuka bajunya… setelah itu dilanjutkan dengan membuka kaos dalamnya… dan tibalah pada adegan di mana gadis itu harus membuka juga BH-nya. Namun sebelum gadis itu berhasil membuka BH-nya, tiba-tiba ada kereta api yang lewat dan menutupi si gadis. Setelah kereta api berlalu si gadis ternyata sudah berpakaian lengkap kembali.
Kecewalah si Ucok, setelah beberapa saat sempat menahan dentuman jantungnya.
Esoknya, si Ucok datang lagi, beli karcis lagi, nonton lagi film yg sama. Dan… kecewa lagi. Tanpa kenal kata menyerah, esoknya pun dia masih nonton lagi.. sampai beberapa hari.
Tukang karcis yang melihat Ucok, sampai2 hapal wajah si Ucok, karena penasaran maka ditanyalah si Ucok kita ini.
“Hey Lay… Kalo tidak salah, sudah kau tonton pilem ini berkali-kali…? Kenapa masih datang juga?”
“Ah benar kali itu bang…, tapi aku yakin bang… suatu saat, kereta api keparat itu pastilah terlambat!” jawab si Ucok penuh nafsu.
Salah satu adegan di film itu adalah seorang gadis yang sedang berusaha membuka bajunya… setelah itu dilanjutkan dengan membuka kaos dalamnya… dan tibalah pada adegan di mana gadis itu harus membuka juga BH-nya. Namun sebelum gadis itu berhasil membuka BH-nya, tiba-tiba ada kereta api yang lewat dan menutupi si gadis. Setelah kereta api berlalu si gadis ternyata sudah berpakaian lengkap kembali.
Kecewalah si Ucok, setelah beberapa saat sempat menahan dentuman jantungnya.
Esoknya, si Ucok datang lagi, beli karcis lagi, nonton lagi film yg sama. Dan… kecewa lagi. Tanpa kenal kata menyerah, esoknya pun dia masih nonton lagi.. sampai beberapa hari.
Tukang karcis yang melihat Ucok, sampai2 hapal wajah si Ucok, karena penasaran maka ditanyalah si Ucok kita ini.
“Hey Lay… Kalo tidak salah, sudah kau tonton pilem ini berkali-kali…? Kenapa masih datang juga?”
“Ah benar kali itu bang…, tapi aku yakin bang… suatu saat, kereta api keparat itu pastilah terlambat!” jawab si Ucok penuh nafsu.
Tuesday, January 11, 2011
Asal Beda-Beda!
Pada suatu kunjungan di sebuah peternakan yang dilakukan oleh peserta seminar untuk keluarga harmonis, seorang Pemandu acara menceritakan bahwa sapi di tempat tersebut sangat sehat dan kuat-kuat.
Pemandu : ". . . Bapak dan Ibu, ini sapi dari New Zealand sangat kuat, sehari bisa 5 kali berhubungan dengan sapi betina"
Ibu-ibu sambil nyenggol suaminya : ". . Tuh.. Pak 5 kali sehari, bisa nggak...?"
Trus lanjut pemandu,
Pemandu : ". . . Bapak dan Ibu, ini sapi Australia lebih kuat lagi, sehari bisa 10 Kali"
Ibu-ibu nyenggol lagi suaminnya : "Tuh..pak 10 x bayangin .....!!!"
Bapak-bapak semakin panas dan tanya kepada pemandu,
"Pak ... itu 10 kali dengan betina yang sama apa enggak ...?
Pemandu : "Ya... beda-beda dong Pak"
Bapak-bapak : "Tuh...... Bu, betinanya beda-beda, boleh nggak ...??
Ibu-ibu : Gubraggggg
Pemandu : ". . . Bapak dan Ibu, ini sapi dari New Zealand sangat kuat, sehari bisa 5 kali berhubungan dengan sapi betina"
Ibu-ibu sambil nyenggol suaminya : ". . Tuh.. Pak 5 kali sehari, bisa nggak...?"
Trus lanjut pemandu,
Pemandu : ". . . Bapak dan Ibu, ini sapi Australia lebih kuat lagi, sehari bisa 10 Kali"
Ibu-ibu nyenggol lagi suaminnya : "Tuh..pak 10 x bayangin .....!!!"
Bapak-bapak semakin panas dan tanya kepada pemandu,
"Pak ... itu 10 kali dengan betina yang sama apa enggak ...?
Pemandu : "Ya... beda-beda dong Pak"
Bapak-bapak : "Tuh...... Bu, betinanya beda-beda, boleh nggak ...??
Ibu-ibu : Gubraggggg
Monday, January 10, 2011
Hampir Ketahuan Bolos
Pada hari senin, Budi merasa malas kerja, dan kebetulan Bos sedang tidak ada di ruangannya. Akhirnya diam-diam dia pulang ke rumah.
Sesampai di rumah, dia kaget karena pintu depan dikunci dari dalam, maka si Budi pun masuk lewat pintu dapur, ketika dia membuka pintu kamar, dia sangat kaget karena ternyata Bos-nya sedang bergumul dengan istrinya di kasur! Spontan Budi balik arah dan berlari keluar rumah sambil memaki, “WUAAANJRIIIT!! Hampir aja gua ketahuan bolos kerja!!”
Sesampai di rumah, dia kaget karena pintu depan dikunci dari dalam, maka si Budi pun masuk lewat pintu dapur, ketika dia membuka pintu kamar, dia sangat kaget karena ternyata Bos-nya sedang bergumul dengan istrinya di kasur! Spontan Budi balik arah dan berlari keluar rumah sambil memaki, “WUAAANJRIIIT!! Hampir aja gua ketahuan bolos kerja!!”
Sunday, January 9, 2011
Bos dan Pelamar
B= Boss P= Pelamar Kerja
B : Kamu udah punya rumah apa belum?
P : Belum...
B : Kamu gak bisa di trima di sini....
P : Lho kok gitu..?
B : Nanti kamu pasti ngajuin hutang keperusahaan
P : Ah.. Gak kok, sebenarnya ortu aku dah kaya
B : Oo.. Malah lebih gak di trima.
P : Lho... Kok?
B : Nanti kamu kerja cuma buat hiburan, cuma buat habisin suntuk aja! Bener kamu udah lulus sarjana?
P : Sudah pak...
B : Di sini cari yang cuma lulusan SMA aja, lebih nurut dan biar bayarnya murah.
P : Sebenarnya saya masih belum kelar skripsi.
B : Malah lebih gak trima.
P : Lah gimana sih?
B : Nanti kamu cuma ngetik skripsi dan nanti kalo udah lulus pasti nyari kerja di tempat lain. Tadi dateng ke sini naik apa?
P : Naik mobil.
B : Kamu gak di trima.
P : Apa sebabnya?
B : Sekarang BBM naik terus, nantu kamu minta naik gaji terus
P : Wew.. tadi saya cuma ngikut temen kok.
B : Makin gak di trima.
P : Lho, lha kok?
B : Nanti cuma bisanya ngikut mobil kantor. Ngerepotin! Anak kamu banyak apa sedikit?
P : Banyak pak.
B : Kamu gak di trima.
P : Apa sebabnya?
B : Nanti kamu kerja gak konsentrasi, cuma mikirin bikin anak melulu.
P : Lah, orang cuma anak adopsi kok.
B : Tambah gak di trima.
P : Lho, lha?
B : Bikin anak ja gak bisa, apalagi kerja. Kamu dah tau kerjaan nya blm?
P : Belum.
B : Kamu gak di trima.
P : Apa sebabnya?
B : Mau kerja kok gak tau kerjaanya
P : Oo.. kalo kerjaan tu dah tau kok.
B : Makin gak di trima.
P : Lho, lha kok?
B : Kamu kan cuma mau sok tau kan? Kamu bisa pakai internet?
P : Gak bisa.
B : Kamu gak di trima
P : Apa sebabnya?
B : Di sini gak terima orang gaptek.
P : Wah.. sebenarnya sih bisa.
B : Makin gak di trima.
P : Lho...
B : Pasti nanti bakalan gak kerja, kebanyakan pakai internet kan? Ngabisin pulsa! Kamu waras gak?
P : Lha, saya ya waras donk Pak.
B : Kamu gak di trima.
P : Kenpa?
B : Nanti kamu pasti gak kerasan dsini.
P : Itu dulu Pak, sekarang si dah rada gila.
B : Makin gak trima.
P : Wah.. gmana sih Pak?
B : Nanti saya punya saingan
B : Kamu udah punya rumah apa belum?
P : Belum...
B : Kamu gak bisa di trima di sini....
P : Lho kok gitu..?
B : Nanti kamu pasti ngajuin hutang keperusahaan
P : Ah.. Gak kok, sebenarnya ortu aku dah kaya
B : Oo.. Malah lebih gak di trima.
P : Lho... Kok?
B : Nanti kamu kerja cuma buat hiburan, cuma buat habisin suntuk aja! Bener kamu udah lulus sarjana?
P : Sudah pak...
B : Di sini cari yang cuma lulusan SMA aja, lebih nurut dan biar bayarnya murah.
P : Sebenarnya saya masih belum kelar skripsi.
B : Malah lebih gak trima.
P : Lah gimana sih?
B : Nanti kamu cuma ngetik skripsi dan nanti kalo udah lulus pasti nyari kerja di tempat lain. Tadi dateng ke sini naik apa?
P : Naik mobil.
B : Kamu gak di trima.
P : Apa sebabnya?
B : Sekarang BBM naik terus, nantu kamu minta naik gaji terus
P : Wew.. tadi saya cuma ngikut temen kok.
B : Makin gak di trima.
P : Lho, lha kok?
B : Nanti cuma bisanya ngikut mobil kantor. Ngerepotin! Anak kamu banyak apa sedikit?
P : Banyak pak.
B : Kamu gak di trima.
P : Apa sebabnya?
B : Nanti kamu kerja gak konsentrasi, cuma mikirin bikin anak melulu.
P : Lah, orang cuma anak adopsi kok.
B : Tambah gak di trima.
P : Lho, lha?
B : Bikin anak ja gak bisa, apalagi kerja. Kamu dah tau kerjaan nya blm?
P : Belum.
B : Kamu gak di trima.
P : Apa sebabnya?
B : Mau kerja kok gak tau kerjaanya
P : Oo.. kalo kerjaan tu dah tau kok.
B : Makin gak di trima.
P : Lho, lha kok?
B : Kamu kan cuma mau sok tau kan? Kamu bisa pakai internet?
P : Gak bisa.
B : Kamu gak di trima
P : Apa sebabnya?
B : Di sini gak terima orang gaptek.
P : Wah.. sebenarnya sih bisa.
B : Makin gak di trima.
P : Lho...
B : Pasti nanti bakalan gak kerja, kebanyakan pakai internet kan? Ngabisin pulsa! Kamu waras gak?
P : Lha, saya ya waras donk Pak.
B : Kamu gak di trima.
P : Kenpa?
B : Nanti kamu pasti gak kerasan dsini.
P : Itu dulu Pak, sekarang si dah rada gila.
B : Makin gak trima.
P : Wah.. gmana sih Pak?
B : Nanti saya punya saingan
Subscribe to:
Posts (Atom)